10 Cara Cepat Mengatasi Anemia Secara Alami | Jual Produk Tiens Syariah

10 Cara Cepat Mengatasi Anemia Secara Alami

Home » Info Anemia » 10 Cara Cepat Mengatasi Anemia Secara Alami
10 Cara Cepat Mengatasi Anemia Secara Alami

Berbicara mengenai cara mengatasi anemia, maka sebelumnya kita review dulu yuk apa itu anemia. Anemia terjadi apabila kadar hemoglobin dalam sel darah kurang dari normal, yaitu 10-12 g/dl. Sementara, hemoglobin diperlukan untuk mengangkut oksigen yang diperlukan dalam proses metabolisme tubuh. Oleh karena itu, bisa dimengerti jika ketika mengalami anemia, terjadi gangguan pada tubuh yang terlihat pada gejala-gejala seperti lelah, letih, lunglai, lesu, dan lemah.

Kapan seseorang dinyatakan menderita anemia? Hal ini berbeda antara pria dan wanita. Seorang pria dikatakan menderita anemia jika kadar hemoglobin dalam darah kurang dari 13,5 g/dl atau hemotokrit kurang dari 41 %. Sementara pada wanita, jika kadar hemoglobin dalam darahnya kurang dari 11,5 g/dl atau hematokrit kurang dari 36 %.

Tentunya, keadaan di atas tidak bisa kita ketahui jika belum memeriksakan darah ke laboratorium kesehatan. Oleh karena itu, apabila tubuh sudah mulai terasa tidak enak atau kurang dari kondisi normalnya, perlu dicari tahu apakah gejala-gejala yang terlihat adalah gejala anemia atau yang lain. Jangan menunggu sampai berlarut-larut, karena jika dibiarkan, anemia akan bertambah parah. Pada ibu hamil. selain membahayakan sang ibu, anemia juga bisa membahayakan kesehatan janin. Perlu dilakukan penanganan yang cepat dan tepat terhadap anemia.

Bagaimana cara mengatasi anemia?
Anemia tidak harus diatasi dengan obat-obatan, namun yang terpenting adalah mengatasinya dengan cara alami.

Cara mengatasi anemia adalah sebagai berikut.

  1. Banyak Mengkonsumsi Sayuran, terutama Sayuran Hijau.
    Sayuran hijau sangat bermanfaat untuk mengatasi anemia. Sayuran hijau kaya akan zat besi dan vitamin-vitamin. Selain bermanfaat untuk mengatasi anemia, sayuran hijau juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan mengontrol berat badan.
  2. Mengurangi/Menghindari Konsumsi Zat yang Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi.Zat-zat tertentu dapat menghambat penyerapan zat besi sehingga merugikan kesehatan tubuh dan memperbesar resiko terkena anemia. Zat-zat yang dapat menghambat penyerapan zat besi contohnya seperti Tanin (terdapat di dalam teh), Polifenol (terdapat di dalam kopi), Fitat, Kalsium, dan Fosfat. Kalsium dan Fosfat biasa ditemui pada susu. Oleh karena itu, kita sebaiknya tidak mengkonsumsi teh, kopi, dan susu setelah makan agar tidak menghambat penyerapan zat besi.
  3. Mengkonsumsi Buah-buahan. Buah-buahan mengandung banyak nutrisi dan zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Zat dan Nutrisi yang terkandung dalam buah-buahan seperti semangka, apel, anggur, plum, dll dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Dengan demikian, dapat mengatasi kurang darah/anemia.
  4.  Mengkonsumsi Kacang-Kacangan. Kacang-kacangan terutama kacang almond, sangat baik untuk meningkatkan sel darah merah. Oleh karena itu, sangat baik untuk banyak mengkonsumsi kacang-kacangan saat mengalami anemia.
  5. Memadukan Telur dan Bawang Merah. Telur mengandung protein tinggi yang bermanfaat dalam produksi sel darah merah. Telur dan Bawang Merah dapat dipadukan untuk mengobati anemia. Caranya, rebus daun bawang merah dengan 1 butir kuning telur. Rebusan daun bawang merah dan kuning telur ini kemudian dikonsumsi 2 kali sehari untuk mengatasi anemia.
  6. Mengkonsumsi Seafood dan Daging. Seafood dan daging (terutama Daging Kambing) kaya akan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Pada anemia, kekurangan sel darah merah umumnya diakibatkan karena kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Oleh karena itu, konsumsi rutin seafood dan daging dapat mengatasi sekaligus mencegah kurang darah atau anemia.
  7. Mengkonsumsi Hati Ayam. Hati ayam juga dapat digunakan/dikonsumsi agar bisa mengatasi anemia secara cepat. Hati ayam dapat memberikan energi yang tinggi untuk tubuh. Cara mengatasi anemia adalah dengan mengkonsumsi hati ayam yang direbus dengan angco, atau hati ayam yang dimasak dengan cara ditim. Apabila terkena anemia, disarankan untuk mengkonsumsi hati ayam 2 kali setiap hari.
  8. Mengkonsumsi Umbi-Umbian. Umbi-umbian juga bermanfaat mengatasi dan mencegah anemia, contohnya ubi jalar. Umbi-umbian kaya akan kalium dan asam folat. Umbi-umbian paling baik dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus.
  9. Mengobati Anemia dengan Obat Tradisional. Ada banyak resep tradisional khas Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi anemia tanpa obat-obatan kimia. Diantaranya sebagai berikut :
    1. Rebusan daun bayam merah dan kuning telur ayam kampung, diminum.
    2. 30-50 buah buni yang sudah matang, 20 buah murbei, dan 20 gram kunyit diblender dengan air secukupnya, bisa ditambahkan dengan madu, lalu diminum.
    3. Jus daun kacang panjang, daun bayam duri, dan lempuyang wangi dengan air secukupnya, disaring, lalu diminum.
    4. 100 gram kacang hijau dan 10 butir angco direbus/ditim ditambah 30 gram kismis yang direbus hingga jadi bubur. Lalu kedua bahan tersebut dimakan.
  10. Banyak Mengkonsumsi Makanan yang mengandung Vitamin C. Makanan yang kaya akan vitamin C akan membantu tubuh dalam penyerapan zat besi, sehingga membantu menyembuhkan anemia.

Untuk membantu mengatasi Anemia, dari Tiens kami menyarankan untuk konsumsi produk zinc capsules. Zinc capsules kaya akan zat besi yang bersumber dari bahan alami dan sangat bagus untuk penderita anemia. Seperti yang kita ketahui, anemia atau kekurangan darah penyebab utamanya adalah kekurangan zat besi. Oleh sebab itu, agar penyakit ini tidak kambuh lagi maka tubuh memerlukan asupan nutrisi zinc capsules dari Tiens. Produk zinc capsules dari Tiens telah mendapatkan sertifikasi BPOM RI dan Halal MUI. Produk ini bukan obat melainkan suplemen dan tidak memiliki efek samping karena terbuat dari bahan alami. Untuk info lebih detail silakan hubungi kami di 08-1950-1950-2 atau Line: @JualProdukTiensCom.

10 Cara Cepat Mengatasi Anemia Secara Alami

Informasi lainnya tentang anemia :

Leave a Reply

%d bloggers like this: