Cara Memilih Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil | Jual Produk Tiens Syariah

Cara Menyajikan Makanan Sehat, Aman dan Bersih Untuk Ibu Hamil

Home » Nutrisi Ibu Hamil » Cara Menyajikan Makanan Sehat, Aman dan Bersih Untuk Ibu Hamil
Cara Menyajikan Makanan Sehat Aman dan Bersih Untuk Ibu Hamil

Apakah anda khawatir dengan pestisida pada buah dan sayur yang baru saja anda beli ? Hal ini merupakan sesuatu yang masuk akal karena sebagai seorang ibu anda memiliki naluri hanya memberikan makanan terbaik dan teraman untuk sang calon bayi. Akan tetapi, bagaimana dengan spons yang digunakan untuk cuci piring di rumah ? apakah spons tersebut bebas dari berbagai macam ancaman yang membahayakan anda dan calon bayi?

Ancaman yang lebih dekat dan terbukti dari bahan kimia adalah organisme kecil yang tak terlihat, yakni bakteri dan parasit yang mencemari makanan. Kuman kuman ini tentu saja dapat menimbulkan banyak masalah. Sebagai seorang ibu, tentu anda memiliki tanggung jawab untuk menekan resiko ini serendah mungkin. Untuk dapat menekan resiko ini serendah mungkin maka beli, siapkan dan nikmati makanan anda dengan cermat. Berikut kami akan berbagi informasi seputar cara memilih makanan sehat dan aman untuk ibu hamil

Cara Menyajikan Makanan Sehat dan Aman Untuk Ibu Hamil

# Jika ragu, hindari !

Jadikanlah ini sebagai sebuah rumus utama dalam memilih makanan yang aman. Hal ini berlaku untuk setiap makanan yang menurut anda basi. Perhatikanlah tanggal kadaluwarsa pada kemasan makanan sebelum membeli dan konsumsi makanannya.

# Sebaiknya pilihlah makanan yang disimpan dalam pendingin

Ketika anda membeli ikan atau daging maka pilihlah yang disimpan dalam freezer atau pendingin. Hal ini untuk menghindari kuman kuman yang disebabkan oleh lalat maupun bakteri dan mikroorganisme berbahaya lainnya. Dalam keadaan beku atau dingin, maka resiko kuman dan bakteri berbahaya menjadi turun drastis karena kuman dan bakteri tidak bisa hidup pada suhu beku. Hal ini berbeda jika pada suhu normal. Selain itu hindarilah makanan yang berada dalam kaleng berkarat, menggembung atau rusak. Cucilah bagian atas kaleng sebelum membukanya.

# Cucilah tangan anda sebelum mengolah makanan dan setelah menyentuh daging, ikan dan telur mentah

Jika jari anda terluka, tutuplah dankenakanlah sarung tangan plastik saat menyiapkan makanan. Cucilah sarung tangan anda sesering mungkin, kecuali jika anda memakai sarung tangan sekali pakai.

# Jagalah kebersihan meja dapur, bak cuci piring dan talenanan.

Cucilah talenan dengan sabun dan air panas atau dengan mesin pencuci piring. Cucilah lap piring dan spons sesering mungkin. Jika perlu masukkan spons basah kedalam oven microwave selama beberapa menit untuk menghancurkan mikroorganisme atau bakteri yang merugikan. Lap piring dan spons merupakan sarang bakteri di dapur yang mesti sering anda perhatikan.

# Sajikanlah Makanan Panas dalam keadaan panas dan makanan dingin dalam keadaan dingin

Sisa makanan sebaiknya segera dimasukkan kedalam lemari es dan dipanaskan kembali sehingga mengepul sebelum dimakan. Buanglah makanan atau minuman yang mudah rusak misalnya susu, apabila sudah terkena udara bebas selama lebih dari dua jam setelah dikeluarkan dari dalam lemari es. Jangan memakan makanan beku yang telah dicairkan dan kemudian dibekukan kembali.

# Periksalah suhu didalam lemari es dengan termometer lemari es.

Pastikan suhu tetap berada pada kisaran lima derajat celcius atau lebih rendah. Idealnya untuk lemari pembeku bersuhu minus 5 derajat celcius.

# Rendamlah daging dan ikan didalam air cuka berbumbu lalu simpan dalam lemari es

setelah itu simpanlah dilemari es dan jangan simpan didapur. Buanglah air rendaman itu setelah digunakan karena telah mengandung bakteri yang mungkin berbahaya. Gunakanlah sendok atau kuas baru setiap kali anda menyiapkan daging atau ikan agar bumbunya tidak tercemar dan masaklah daging dan ikan ini beberapa saat setelah dibumbui.

# Jangan memakan daging & Ikan setengah matang ketika anda hamil

Selalu masak daging dan ikan dalam keadaan matang. Masaklah daging sapi, kambing, ikan atau domba hingga 71 derajat celcius dan bebek, ayam, burung hingga 74 derajat celcius. Hal ini untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya didalam daging tersebut.

# Hindari makan telur setengah matang

Lebih baik diorak arik atau digoreng hingga kuning telornya matang. Jika anda membuat adonan yang mengandung telor mentah jangan menjilat adonan tersebut dari sendok atau jemari tangan. Hal ini untuk menghilangkan resiko keracunan salmonella

# Cucilah sayur sayuran dan buah buahan mentah hingga benar benar bersih terutama jika akan dimakan dalam keadaan mentah. Bahkan produk organik pun dapat ditumbuhi bakteri.

# Pilihlah produk susu yang dipasteurisasi dan simpanlah selalu dalam lemari es

Susu yang tidak dipasteurisasi dan produk keturunannya seperti keju lunak dapat tercemar listeria sehingga sebaiknya dihindari oleh wanita hamil

# Daging siap makan dan ikan asap juga dapat tercemar kuman. Untuk pencegahan maka panaskan keduanya hingga mengepul sebelum dimakan.

# Saat hamil hendaknya memilih potongan daging tanpa lemak. 

Buang lemak sebelum daging itu dimasak karna bahan kimia yang termakan oleh hewan cenderung tertimbun didalam lemak hewan terbsebut. Untuk unggas buang lemak serta kulitnya untuk menghindari resiko pencemaran oleh bahan kimia. Hindari juga makanan jeroan karena tidak bagus untuk kesehatan

# Jika memungkinkan belilah daging organik serta hasil bumi organik

Daging organik memiliki kualitas gizi, higienitas serta keamanan lebih baik dibandingkan dengan hewan anorganik. Hewan organik merupakan hewan terbebas dari hormon dan antibiotik. Selain itu hewan ini juga memakan pakan ternak yang bebas dari pestisida. Hewan organik mengandung lebih sedikit kalori dan lemak tetapi mengandung lebih banyak protein dan kaya asam lemak omega 3 yang merupakan sumber lemak yang baik dan bagus untuk perkembangan otak calon bayi

# Cucilah semua sayur dan buah hingga benar benar bersih

Jika anda membeli sayur dan buah buahan perlu mencuci sayur dan buahan sampai bersih dengan tujuan melenyapkan sisa pestisida yang melekat pada sayur atau buahan tersebut. Pada sayur dan buah organik tentu tidak ada sisa pestisida karna hanya diberikan pupuk alami. Tetapi membersihkannya merupakan sebuah keharusan karna pada permukaannya masih memungkinkan tumbuh bakteri

# Pilihlah produk lokal

Hasil bumi lokal biasanya lebih bergizi karena biasanya baru panen dari ladang jadi masih segar. Bayangkan jika buah buahan impor dari negara yang jauh, kita bisa bayangkan pengawetnya lebih banyak dan tentu saja tidak sehat.

# Tingkakan keanekaragaman makanan anda dan bersikaplah sewajarnya

makanan beragam akan memberikan lebih banyak gizi dan juga mengurangi pemanjaan terhadap makanan tertentu secara berlebihan. Meskipun anda telah bersikap hati hati pada makanan yang secara teoritis berbahaya jangan sampai hal ini membuat anda stress untuk menyediakan hidangan yang sehat. Jadikanlah kebiasaan ini sebagai sebuah hiburan saat hamil bukan sebuah paksaan.

Jika anda saat ini hamil tentu anda memerlukan sumber gizi yang berkualitas. Pada saat kehamilan anda memerlukan kalsium, protein, zat besi , serat vitamin yang cukup untuk dapat menjaga kualitas kehamilan anda. Dari Tiens kami menyediakan nutrisi ini untuk anda. Kami memiliki produk berkualitas untuk ibu hamil yang sangat bagus dalam menunjang kehamilan anda. Produk dari Tiens telah mendapatkan sertifikasi BPOM RI dan Halal MUI sehingga aman untuk dikonsumsi. Telah banyak konsumen kami merasakan khasiat produk ini, untuk keterangan lengkap silakan buka link berikut untuk mengetahui nutrisi ibu hami tiens secara detail :

Sekian informasi kami tentang ”¬†Cara Menyajikan Makanan Sehat, Aman dan Bersih Untuk Ibu Hamil “. Tolong bantu Like, Tweet atau share ya jika anda merasakan informasi ini sangat bermanfaat. Tombolnya ada disamping artikel ini.

Tunggu artikel kami selanjutnya yang tentu saja sangat informatif.

Informasi seputar kehamilan lainnya :

Leave a Reply

%d bloggers like this: