Apakah Efek Samping Penggunaan Vaksin HPV Untuk Kanker Serviks ? | Jual Produk Tiens Syariah

Apakah Efek Samping Penggunaan Vaksin HPV Untuk Kanker Serviks ?

Home » Kanker Serviks » Apakah Efek Samping Penggunaan Vaksin HPV Untuk Kanker Serviks ?

Semakin majunya dunia kedokteran, kini para ahli mengembangkan vaksin untuk mencegah kanker serviks. Vaksin diyakini dapat efektif mencegah infeksi virus kanker. Namun, banyak masyarakat juga bertanya Apakah efek samping penggunaan vaksin untuk kanker serviks?

Meskipun penggunaan vaksin HPV dapat membantu mengurangi kematian akibat kanker serviks hingga dua pertiga di seluruh dunia, tidak semua orang memenuhi syarat untuk menerima vaksinasi.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat menerima vaksin HPV (Gardasil atau Cervarix). Faktor tersebut meliputi:

  • Pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap komponen vaksin. Pasien dengan hipersensitivitas terhadap ragi seharusnya tidak menerima Gardasil karena ragi digunakan dalam produksinya.
  • Pasien dengan penyakit akut sedang atau berat. Ini tidak sepenuhnya menghambat seorang pasien untuk menerima vaksin, hanya menunda waktu vaksinasi sampai keadaan kesehatan mereka telah membaik.

Apakah efek samping penggunaan vaksin untuk kanker serviks? Efek samping yang umum termasuk kemerahan pada kulit, gatal, bengkak, memar, dan nyeri di tempat suntikan serta demam. Perusahaan produsen vaksin Gardasil memberikan peringatan terhadap kemungkinan adanya efek samping setelah menerima vaksinasi, seperti merasa lemah dan beberapa orang memiliki reaksi mirip kejang setelah menerima vaksin ini.

Efek samping serius yang membutuhkan pertolongan dokter meliputi sakit perut yang parah; pembengkakan kelenjar; mudah memar atau perdarahan, kebingungan, kelemahan yang tidak biasa; demam, menggigil, nyeri tubuh, merasa tidak enak badan; nyeri dada; atau sesak napas.

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk rasa sakit, bengkak, kemerahan, memar, atau gatal-gatal di tempat suntikan diberikan; demam ringan, sakit kepala, pusing, perasaan lelah; mual, muntah, diare; gangguan tidur (insomnia); hidung meler atau tersumbat, sakit tenggorokan, batuk; atau sakit gigi, nyeri sendi atau otot.

Informasi lainnya :

Leave a Reply

%d bloggers like this: