Puasa Tingkatkan Kinerja Hormon Pertumbuhan, Benarkah ? | Jual Produk Tiens Syariah | Peninggi Badan

Puasa Tingkatkan Kinerja Hormon Pertumbuhan, Benarkah ?

Home » Info Seputar Tinggi Badan dan Produk Tiens Terkait » Puasa Tingkatkan Kinerja Hormon Pertumbuhan, Benarkah ?
apa itu hormon pertumbuhan atau HGH

Hormon pertumbuhan manusia atau Human Growth Hormone (HGH) berperan sangat penting dalam pertumbuhan manusia utamanya sejak masih bayi hingga menginjak usia remaja (dewasa).

Pada saat itu perkembangan pertumbuhan anak-anak sangat pesat karena tulang dan otot sedang bertransformasi.

Rata-rata pertumbuhan manusia dari bayi hingga usia pubertas normalnya berkisar antara 5.8 cm hingga 10.16 cm.

Apabila anak-anak kekurangan hormon pertumbuhan, mereka akan mengalami masalah pertumbuhan secara fisik. Namun hal tersebut tidak mempengaruhi kecerdasan otak anak.

Tidak hanya pada anak-anak, orang dewasa juga bisa mengalami kekurangan HGH.

Pada orang dewasa kekurangan HGH akibatkan: depresi, penurunan tingkat kemampuan mengingat, kesulitan berkonsentrasi; mengalami berbagai masalah kesehatan seperti kolesterol, penyakit kardiovaskular, hingga penurunan kepadatan tulang dan gangguan sensitivitas terhadap temperatur.

Penyebab manusia mengalami kekurangan hormon pertumbuhan

Dalam kebanyakan kasus, penyebab kekurangan hormon pertumbuhan tidak hanya dipicu oleh faktor tunggal melainkan dapat dipicu oleh berbagai (multiple) faktor.

Namun pada umumnya, penyebab utama kekurangan hormon pertumbuhan pada anak-anak dan orang dewasa adalah karena terdapat gangguan pada kelenjar pituitari.

Kelenjar pituitari berada di dasar otak. Fungsinya adalah untuk menghasilkan hormon pertumbuhan yang disebut somatotropin. Hormon ini bisa merangsang pertumbuhan anak ketika formasi tulang sedang terbentuk.

Namun selain mempengaruhi pertumbuhan anak, sebenarnya hormon tersebut juga berfungsi untuk menjaga otot, jaringan, dan tulang agar tetap sehat.

Apabila kelenjar pituitari tidak menghasilkan hormon pertumbuhan dalam jumlah yang cukup, maka yang terjadi adalah pertumbuhan akan melambat.

Menurut ahli kesehatan, kekurangan hormon pertumbuhan tidak terjadi akibat faktor genetik.

Para ahli percaya bahwa kekurangan hormon pertumbuhan tidak ditularkan dari orang tua kepada anak-anak mereka.

Akan tetapi, para ahli meyakini bahwa hal tersebut dapat dipicu oleh masalah fisik tertentu seperti bibir sumbing.

Anak-anak atau orang yang lahir dengan bibir sumbing sangat mungkin mengalami kekurangan hormon pertumbuhan.

Beberapa penyebab lain defisiensi hormon pertumbuhan

  • Cedera kepala
  • Tumor di kepala atau apabila memiliki riwayat tumor hipofisis
  • Operasi otak
  • Infeksi
  • Masalah hormonal yang berhubungan dengan kelenjar hipotalamus atau kelenjar hipofisis
  • Pasokan darah yang kurang ke kelenjar pituitari
  • Karena mendapatkan perawatan radiasi ke otak

Mengobati kekurangan hormon pertumbuhan

Sejak tahun 1980-an, telah dikembangkan Human Growth Hormone (HGH) yang bermanfaat untuk mengobati masalah kekurangan hormon pertumbuhan dan untuk berbagai manfaat lainnya seperti mengatasi disfungsi ereksi dan untuk obat awet muda.

Khusus untuk gangguan pertumbuhan. Pengobatan biasanya berlangsung sejak anak-anak teridentifikasi sampai mereka memasuki usia pubertas.

Pengobatan pada umumnya dilakukan dengan cara menyuntikkan hormon pertumbuhan pada jaringan lemak di beberapa tempat di tubuh seperti: di paha, bokong, atau di belakang lengan.

Cara meningkatkan hormon pertumbuhan

Hormon pertumbuhan manusia bisa di tingkatkan dengan melakukan berbagai kegiatan dan mengkonsumsi makanan serta minuman.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 7 cara yang paling umum dilakukan untuk meningkatkan hormon pertumbuhan seseorang.

1.Mengurangi lemak tubuh

Jumlah lemak di dalam tubuh berkaitan erat dengan produksi HGH.

Seseorang yang memiliki kelebihan lemak di tubuhnya cenderung mengalami gangguan pertumbuhan dan mengalami peningkatan resiko terkena penyakit kronis.

Menurut penelitian, beberapa orang yang memiliki jumlah lemak di perut 3 lipat lebih tinggi dari orang kurus hanya memiliki setengah dari jumlah HGH orang kurus.

2.Puasa secara berkala

Puasa secara berkala atau diet dengan membatasi asupan makanan pada waktu yang singkat bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan hormon pertumbuhan.

Menurut para ahli kesehatan, puasa yang dilakukan selama 8 jam hingga 16 jam dapat menyebabkan penurunan berat badan dan bisa mempengaruhi peningkatan jumlah produksi HGH.

Selain dapat mengurangi jumlah lemak, berpuasa juga dapat mempengaruhi level HGH dengan cara mengurangi level insulin. Karena biasanya insulin akan dikeluarkan oleh tubuh pada saat kita makan.

Merujuk pada penelitian, insulin juga dapat mengganggu produksi hormon pertumbuhan manusia secara alami.

Masih menurut studi, orang yang berpuasa 3 hari dengan waktu antara 8-16 jam per hari mengalami peningkatan level hormon pertumbuhan hingga 300%.

Sedangkan mereka yang berpuasa selama 1 minggu mengalami peningkatan level hormon pertumbuhan hingga 1.250%.

Bahkan, beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa efek berpuasa singkat terhadap level HGH meningkat hingga dua atau tiga kali lipat setelah berpuasa selama 2-3 hari.

3.Mengkonsumsi suplemen

Cara lain untuk meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan adalah dengan mengkonsumsi suplemen.

Untuk rekomendasi suplemen silakan klik berikut ini : zinc tiens

Puasa optimalkan kerja hormon pertumbuhan

4.Kurangi asupan gula

Meningkatnya jumlah insulin di dalam tubuh dapat menyebabkan penurunan produksi hormon pertumbuhan.

Gula dan karbohidrat yang telah diolah dapat menyebabkan naiknya level insulin.

Oleh sebab itu, jika ingin meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan, kita harus mengurangi asupan gula.

Menurut penelitian, orang-orang yang tidak mengalami (tidak terjangkit) diabetes memiliki 3-4 kali lipat level HGH lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang mengidap diabetes.

Karena mempengaruhi level insulin, maka asupan gula berlebihan berperan penting dalam menyebabkan meningkatnya berat badan dan obesitas, yang tentu saja mempengaruhi level HGH.

5.Jangan makan banyak sebelum tidur

Tubuh bisa memproduksi hormon pertumbuhan dalam jumlah yang signifikan secara alami pada malam hari.

Makan banyak di malam hari dapat menyebabkan naiknya level insulin.

Itulah sebabnya para ahli menyarankan agar kita menghindari makan malam sebelum tidur.

Makanan yang kaya protein atau kaya karbohidrat bisa mempengaruhi insulin dan mencegah pelepasan Human Growth Hormon pada malam hari. Namun hal tersebut masih sebatas teori dan belum ada penelitian yang membuktikannya.

6.Lakukan olahraga intensitas tinggi

puasa hormon pertumbuhan optimal

Olahraga merupakan salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan secara signifikan.

Diantara jenis olahraga yang baik untuk meningkatkan jumlah growth hormone adalah olahraga angkat beban dengan waktu istirahat yang terbatas.

Olahraga intensitas tinggi dapat menyebabkan meningkatnya asam laktat dan metabolisme alami tubuh.

Selain angkat beban, olahraga yang disarankan untuk meningkatkan level HGH adalah:

  • Sprint berulang-ulang
  • Latihan dengan interval tertentu seperti Senam Tabata, dan
  • Circuit exercise

7.Cukup tidur

Karena pelepasan hormon pertumbuhan sering terjadi ketika kita tidur, maka kita dianjurkan untuk tidur dalam jumlah yang cukup berdasarkan ritme sirkadian atau waktu internal pada tubuh masing-masing.

Puasa optimalkan hormon pertumbuhan

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang-orang yang kurang tidur mengalami penurunan jumlah HGH. Oleh sebab itu bayi dan anak anak harus tidur cukup agar dapat tumbuh optimal..

Sebaliknya, orang-orang yang tidur cukup setiap hari mengalami peningkatan produksi HGH.

  • Para ahli menyarankan kita untuk menghindari blue light (sinar biru)berlebihan sebelum tidur (kurangi penggunaan gadget sebelum tidur karena memancarkan sinar biru)
  • Bacalah buku pada malam hari
  • Tidurlah di kamar dengan suhu yang tepat (sejuk)
  • Hindari mengkonsumsi kafein pada malam hari

Kesimpulan

Jadi, bisa disimpulkan bahwa hormon pertumbuhan bekerja secara optimal apabila tubuh tidak memiliki terlalu banyak lemak, cukup tidur, berpuasa, olahraga berat dengan batas tertentu serta menghindari makanan maupun minuman bergula , Sehingga, tubuh tidak memproduksi terlalu banyak insulin yang dapat menyebabkan terhambatnya pelepasan Human Growth Hormone oleh kelenjar pituitari.

Informasi lainnya :

Leave a Reply

[i]
[i]
%d bloggers like this: